Lelaki Terhebat
Kemarin ketika Tuhan mengujiku dengan sakit hati yang sangat serius aku hanya bisa ikhlas dan sabar. Bukan main rasa sakitnya, dan aku mulai belajar untuk memahami arti ikhlas sesungguhnya. Waktu terus berjalan hingga akhirnya aku menemukan seseorang yang sebentar lagi akan menjadi calon imamku, suami dunia akhiratku. Dia menolong dan meyakinkanku kembali bahwa masa lalu itu adalah sebuah pembelajaran dan semua orang punya masa lalu bukan? Gigihnya dia dalam membuka hatiku membuat aku yakin bahwa Tuhan itu memberi sakit untuk diubah jadi bahagia pada waktunya. Aku jatuh cinta dewasanya, aku jatuh cinta pada sabarnya, dan aku jatuh cinta pada tanggungjawabnya. Menerima segala kekuranganku dan keluargaku. Aku paham sekarang kenapa sabar dan ikhlas selalu menjadi teman baik. Untuk kamu masa laluku, terimakasih atas pengalaman berharganya. Berkat kamu aku jadi wanita yang lebih dewasa dan berpikir pake logika. Dan untuk kamu calon imamku, terimakasih untuk cinta tak terkalahkan ini. Aku sampai heran, terbuat dari apa hatimu hingga kamu bisa sebaik ini. Sekali lagi terimakasih.

Komentar
Posting Komentar